KETIKKABAR.com – Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pejabat negara yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Dalam pidatonya pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Prabowo meminta para pejabat tersebut untuk mengundurkan diri sebelum ia mengambil tindakan tegas.
“Semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas, lebih baik mundur sebelum saya berhentikan,” tegas Prabowo.
Presiden juga menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga negara untuk segera melakukan pembenahan dan pembersihan internal. Ia menyatakan bahwa negara tidak akan ragu menindak siapa pun yang menyalahgunakan uang rakyat.
“Segera berbenah diri. Bersihkan diri, karena negara akan bertindak. Mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan tanpa ragu-ragu. Tanpa pandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku apa,” katanya lantang.
Baca Juga: Survei IPO: Kepuasan Publik Terhadap Presiden Prabowo Tembus 81 Persen
Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan kehidupan berbangsa. Ia mengingatkan agar Pancasila tidak hanya dijadikan slogan kosong.
“Jangan jadikan Pancasila sebagai mantra atau slogan. Kekayaan bangsa Indonesia sangat besar dan harus dinikmati seluruh rakyat. Segala bentuk penyelewengan dan kebocoran anggaran harus dihentikan,” tegasnya.
Pidato Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahannya tidak akan mentoleransi praktik korupsi dan penyelewengan kekuasaan di semua level birokrasi.[]


















