Daerah

Panen Raya Jagung Aceh Tembus 433 Ton, Wakapolda Ikut Virtual Bareng Presiden

KETIKKABAR.com – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo mengikuti kegiatan panen raya jagung serentak Kuartal II secara virtual bersama Presiden RI dan Kapolri, Kamis, 5 Juni 2025. Kegiatan ini dilakukan serempak oleh seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia.

Untuk wilayah Aceh, panen dipusatkan di Desa Sukadamai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Panen kali ini mencatat lonjakan produksi yang signifikan dibanding Kuartal I lalu.

Menurut data, produksi jagung pada Kuartal I di Aceh hanya mencapai 146,39 ton. Namun pada panen raya Kuartal II ini, Polda Aceh bersama jajaran berhasil melaksanakan panen di 34 lokasi tersebar di 23 Polres/Polresta, dengan total lahan 119,75 hektare dan estimasi produksi mencapai 433,8 ton — meningkat hingga 196,28 persen.

BACA JUGA:
Sekjen PP PSM Kukuhkan Kepengurusan Pencak Silat Militer Wilayah Provinsi Aceh

“Hasil panen jagung kali ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Ini diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden,” ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Resmi Kenakan Baret Biru, Kapolda Aceh Tegaskan Brimob Harus Adaptif Hadapi Ancaman Era AI

Panen raya ini juga melibatkan 1.086 petani dari 128 kelompok tani, sebagai bentuk nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan berbasis kemitraan.

Dukungan dari Pemerintah Daerah Aceh juga terus mengalir. Sebanyak 138.315 kilogram benih jagung telah disalurkan untuk mendukung keberlanjutan program pertanian ini.

“Polda Aceh tidak bekerja sendiri, tapi bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para petani sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga ketahanan pangan di daerah,” tegas Joko.

BACA JUGA:
Revisi UUPA, Bupati Aceh Besar Minta Peran Para Pihak MoU Helsinki Dihadirkan

Ia menambahkan bahwa monitoring dan evaluasi berkala akan terus dilakukan bersama Dinas Pertanian Provinsi Aceh guna menjamin keberhasilan program hingga ke seluruh titik lokasi sasaran.[]

TERKAIT LAINNYA