Daerah

Kasdam IM Terima Audiensi Kemenko Kumham: “Sinergi Jaga HAM dan Stabilitas Aceh”

KETIKKABAR.com – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ayi Supriatna, menerima audiensi dari Tim Kemenko Kumham Imipas yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi HAM, Ibnu Chuldun, Rabu (11/6/2025) di Ruang Balee Sanggamara, Makodam IM.

Dalam sambutannya, Brigjen Ayi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenko Kumham untuk mempererat sinergi bersama unsur Forkopimda di Aceh, khususnya Kodam IM. “Suatu kehormatan menerima kunjungan ini. Sinergi seperti ini penting untuk menjaga stabilitas dan mendukung kebijakan nasional, khususnya dalam penegakan hukum dan pemajuan HAM,” ujarnya.

Brigjen Ayi menegaskan komitmen Kodam IM dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat, termasuk implementasi program-program prioritas seperti ketahanan pangan, layanan kesehatan gratis, dan pelayanan publik berbasis HAM yang tercantum dalam Asta Cita.

“Kami siap bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kantor Staf Presiden (KSP), demi mewujudkan pelayanan publik yang adil dan inklusif,” tegasnya.

BACA JUGA:
DPRA Bentuk Satgas Khusus: Kawal Ketat Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Serambi Mekkah

Baca juga: Kasdam IM Tinjau Tes UKP: “Kenaikan Pangkat Bukan Formalitas!”

Deputi Ibnu Chuldun menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor di Aceh dalam mendukung kebijakan hukum dan HAM yang responsif terhadap dinamika lokal.

“Kami ingin membangun kesepahaman dengan Forkopimda, termasuk Kodam IM, untuk mendorong pemajuan HAM sebagai bagian dari prioritas nasional,” ujarnya.

Ibnu juga menyinggung pelaksanaan Asta Cita poin pertama tentang pemajuan HAM berkelanjutan serta pembahasan rencana revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) untuk menyesuaikan dengan kondisi sosial dan politik yang terus berkembang.

Tim Kemenko Kumham Imipas juga membahas Perpres Nomor 125 Tahun 2022 yang menegaskan peran kepala daerah dalam pemenuhan HAM. Menanggapi itu, Brigjen Ayi menyatakan kesiapan TNI untuk turut ambil bagian dalam penyelesaian isu HAM secara kolaboratif dan humanis.

BACA JUGA:
Polda Aceh Limpahkan Tersangka DS, Kasus Ujaran Kebencian ke Jaksa

“Aceh punya dinamika khas, tapi juga potensi besar jadi contoh penyelesaian persoalan HAM dengan pendekatan lokal yang adil dan inklusif,” ujar Kasdam.

Kasdam IM menutup dengan harapan agar sinergi dan komunikasi ini terus diperkuat. “Kami percaya, koordinasi yang baik akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik berbasis HAM di Aceh.”

Turut hadir dalam audiensi ini sejumlah pejabat tinggi dari Kodam IM dan perwakilan Kemenko Kumham, termasuk Staf Ahli Menko, Staf Khusus Menteri HAM, dan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden.[]

TERKAIT LAINNYA