Nasional

Prabowo Murka! Koruptor Lolos Lagi, Hakim Diminta Tak Bisa Dibeli

KETIKKABAR.com – Presiden Prabowo Subianto kembali menyentil keras persoalan korupsi yang masih menggerogoti negeri ini.

Dalam acara pengukuhan hakim Mahkamah Agung di Jakarta, Kamis (12/6), Prabowo menyuarakan amarahnya lantaran masih banyak koruptor lolos dari jeratan hukum.

“Percuma kita punya polisi yang hebat, tentara yang hebat. Si koruptor, si maling, si bajingan itu begitu ke pengadilan lolos,” tegas Prabowo lantang.

Ucapan keras ini membuat suasana hening. Bahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang hadir di ruangan hanya tersenyum kecut mendengar kritik tajam Presiden.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku miris melihat betapa hukum di Indonesia masih bisa dimainkan. Oleh karena itu, ia meminta hakim-hakim muda dan yang baru dilantik untuk tegak lurus, berintegritas, dan anti suap.

BACA JUGA:
Kapolri Ajak Buruh dan Pengusaha Perkuat Sinergi demi Jaga Iklim Investasi

“Kita butuh hakim-hakim yang benar-benar tidak bisa digoyahkan, tidak bisa dibeli,” ujarnya penuh tekanan.

Baca juga: Prabowo: Lebih Baik Mati daripada Dijajah Kembali

Tak hanya menuntut integritas, Prabowo juga membawa kabar baik. Ia menginstruksikan kenaikan gaji bagi seluruh hakim di Indonesia. Bukan tanpa alasan—Prabowo ingin memutus mata rantai korupsi dari akar, yaitu dari godaan materi.

“Saya perintahkan menteri-menteri saya. Saya ingin naikkan gaji seluruh hakim di Indonesia,” katanya.

Tak tanggung-tanggung, kenaikan gaji tertinggi mencapai 280 persen, khusus untuk para hakim junior yang baru meniti karier.

“Dengan tingkat kenaikan bervariasi sesuai golongan. Di mana kenaikan yang tertinggi mencapai 280 persen. Dan golongan yang naik tertinggi adalah golongan yang paling junior,” jelas Prabowo.[]

BACA JUGA:
Garuda Institute Desak Aparat Usut Dugaan Kudeta Terhadap Presiden Prabowo

TERKAIT LAINNYA