Politik

Wildan Hakim: Bersihkan Geng Solo Tak Semudah Itu, Pak Prabowo!

KETIKKABAR.com – Wacana reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali menguat. Namun, pengamat politik dari Motion Cipta (MC) Matrix, Wildan Hakim, menilai langkah tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi jika menyangkut para menteri yang disebut berasal dari “Geng Solo“, alias orang-orang terafiliasi dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

“Tidak mudah membersihkan Geng Solo dari pemerintahan Prabowo-Gibran. Prabowo harus punya argumentasi sangat kuat untuk mengganti menteri yang terafiliasi dengan Jokowi,” ujar Wildan kepada RMOL, Rabu (25/6/2025).

Wildan menyoroti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai salah satu tokoh sentral dari Geng Solo yang kini jadi sorotan. Tito menjadi sorotan publik usai mengubah status administratif empat pulau di Aceh menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Bendahara DPD Demokrat Aceh Nurdiansyah Alasta Surati AHY Terkait Dinamika Musda

“Langkah Tito itu sebenarnya bisa dijadikan alasan kuat bagi Presiden untuk mereshuffle dirinya dari kabinet,” tegas Wildan.

Baca juga: Geng Solo Disebut Musuh Reformasi, Desakan Makzulkan Gibran Meningkat

Namun, tensi publik yang sempat memanas kini mulai mereda. Hal itu membuat posisi Tito kembali aman, setidaknya untuk sementara.

Meskipun Tito dikenal sebagai loyalis Jokowi, kapasitasnya sebagai mantan Kapolri membuatnya tetap dianggap vital di pemerintahan Prabowo.

“Pak Tito itu paham politik, hukum, dan keamanan. Kalau mau diganti, maka penggantinya harus selevel Tito,” jelas Wildan, yang juga dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Al Azhar Indonesia.

Tak hanya soal kapasitas, keberadaan Tito di kabinet juga menyimpan makna politik dalam — ia adalah jembatan penting antara kubu Jokowi-Gibran dan Prabowo pasca Pilpres 2024.

BACA JUGA:  Hotman Paris Minta Maaf kepada Presiden Prabowo dan Petinggi Polri Terkait Kasus Febrie Adriansyah

“Menggeser Tito bisa berdampak pada hubungan politik antara Jokowi dan Prabowo. Relasi antara Prabowo dan Gibran juga bisa makin renggang,” tandas Wildan.[]

TERKAIT LAINNYA