Internasional

Donald Trump Kerahkan Dua Kapal Selam Nuklir AS, Respons Ancaman Mantan Presiden Rusia

KETIKKABAR.com – Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah memerintahkan pengerahan dua kapal selam nuklir ke “wilayah yang tepat” sebagai respons atas pernyataan provokatif dari mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

Dalam postingan di media sosial Truth Social pada Kamis malam, Trump menulis:

“Berdasarkan pernyataan yang sangat provokatif dari Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia, saya telah memerintahkan penempatan dua Kapal Selam Nuklir di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu.”

Trump menambahkan bahwa “kata-kata sangatlah penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan.” Ia berharap pernyataan Medvedev tidak termasuk di dalamnya.

Langkah ini tampaknya merupakan unjuk kekuatan di depan publik menyusul ancaman nuklir yang dilancarkan Medvedev.

BACA JUGA:  Geger Penemuan 375 Kg Emas di Rumah Eks Wamen, Diduga Hasil 'Sunat' Dana Negara

Sebelumnya, Medvedev memperingatkan bahwa dukungan AS yang berkelanjutan untuk Ukraina, terutama dalam bentuk sistem senjata jarak jauh, dapat memicu konflik global.

Dalam postingan di Telegram, Medvedev menulis, “Jika Amerika Serikat melanjutkan kebijakan agresifnya terhadap Rusia, dan jika pasukan NATO dikerahkan di Ukraina atau fasilitas strategis ditargetkan di tanah Rusia, responsnya akan segera dan menghancurkan.

Rusia adalah kekuatan nuklir, dan mereka yang membuat keputusan di Washington tidak boleh melupakan hal ini.” Ia juga menambahkan, “Akibatnya, kota-kota Anda sendiri mungkin akan lenyap.”

Komentar Medvedev ini merupakan bagian dari serangkaian peringatan nuklir yang meningkat dari para pejabat senior Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai pada Februari 2022. Kremlin berulang kali menggunakan persenjataan nuklirnya untuk mencegah keterlibatan Barat.

BACA JUGA:  Runtuhnya Imperium Sheikh Hasina: Rp112 Triliun Disita, Akhir Pahit dari 15 Tahun Berkuasa

Belum jelas apakah kapal selam yang dimaksud Trump telah dikerahkan atau apakah Pentagon telah diajak berkonsultasi. Lokasi kapal selam nuklir AS juga merupakan rahasia militer yang sangat dijaga. Hingga saat ini, Putin belum mengomentari unggahan Trump atau pernyataan Medvedev terbaru.[]

Tanggapi Ancaman Nuklir Rusia, Donald Trump: AS Harus Siap Sepenuhnya

TERKAIT LAINNYA