Daerah

Mualem Tinjau Aceh Tamiang: Bau Mayat dan Bangkai Menghantui

KETIKKABAR.comGubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, melakukan kunjungan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menyalurkan bantuan pascabanjir.

Dalam perjalanan menuju lokasi bencana, Mualem dan rombongan mencium bau menyengat di beberapa titik yang diduga berasal dari mayat manusia atau bangkai binatang.

Mualem bersama rombongan tiba di Aceh Tamiang pada Rabu malam (3/12/2025), sekitar pukul 23.00 WIB, setelah menempuh perjalanan darat dari Lhokseumawe.

Setibanya di Aceh Tamiang, suasana langsung berubah drastis: lampu padam, jalanan tergenang lumpur, dan sejumlah kendaraan teronggok di bahu jalan.

Bau tak sedap yang menyengat juga tercium di beberapa titik, menambah kesedihan di tengah keadaan darurat.

BACA JUGA:
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Kepung Aceh hingga 20 April, Waspada Longsor dan Banjir Bandang

“Saat kami memasuki Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, kami melihat kampung yang hancur. Rumah-rumah warga rusak parah, bahkan sebagian hanya tersisa fondasinya saja,” ujar Mualem dengan raut wajah sedih.

“Kita Sedih dan pilu melihat kondisi ini, Kita harap rakyat Aceh tabah menghadapi cobaan banjir dan longsor ini,” lanjutnya, sebagaimana dikutip dari detikSumut, Kamis (4/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Mualem menyerahkan 30 ton bantuan sembako yang merupakan sumbangan dari warga Medan, Sumatera Utara.

Paket bantuan tersebut berisi air minum, beras, mi instan, biskuit, telur, dan sejumlah obat-obatan, yang diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana.

Kondisi di Aceh Tamiang pascabanjir dan longsor memang cukup memprihatinkan, dengan kerusakan infrastruktur yang luas serta kesulitan akses ke sejumlah daerah.

BACA JUGA:
Lantik Pengurus DPP Muda Seudang 2026-2030, Gubernur Aceh Tekankan Peran Strategis Pemuda

Pemerintah Provinsi Aceh terus berupaya mengirimkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana. []

Pengungsi Aceh Tamiang Minum Air Keruh untuk Bertahan Hidup

Source: detik

TERKAIT LAINNYA