KETIKKABAR.com – Sebuah kisah tentang kepedulian melintasi pulau dan jarak kembali menyeruak dari Tanah Papua.
Seorang anak bernama Pison Kayogo menjadi sorotan warganet setelah membongkar celengan Doraemon kesayangannya untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera.
Padahal, uang yang ia kumpulkan selama berbulan-bulan itu sejatinya disiapkan untuk satu impian sederhana: libur Natal di Jayapura.
Pison sudah membayangkan angin laut di Pantai Amai, segarnya air kelapa muda, hingga bermain air di Danau Sentani.
Semua rencana liburan itu mendadak berubah arah ketika ia mendengar kabar tentang bencana yang merenggut rumah dan kenyamanan banyak keluarga di Sumatera.
Tanpa pikir panjang, Pison memutuskan membelah celengan Doraemon biru yang selama ini ia simpan.
Uang yang tersimpan di dalamnya mencapai Rp 1.653.000.
Uang tersebut hasil dari pekerjaan kecil yang ia lakukan sehari-hari: memberi makan ayam, menyapu rumah, hingga mencabut uban sang guru.
“Uang itu dari hasil cabut uban dan bantu-bantu saya di rumah,” tulis sang guru di akun Instagram @merawatpapua, yang pertama kali membagikan kisah ini.
Dari jumlah itu, Pison hanya mengambil Rp 163.000 untuk membeli kalung untuk anjing kesayangannya.
Sisanya ia serahkan untuk membantu para korban banjir dan longsor.
“Jadi disumbangkan?” tanya sang guru dalam video yang ia unggah.
“Iya, untuk Sumatera yang banjir.” jawab Pison dengan suara lirih
“Betul? Tidak jadi ke Jayapura berarti?”
“Iya,” kata Pison, sambil mengangguk ikhlas.
Raut wajah Pison berubah sedih ketika membayangkan kondisi para korban. Ia bahkan sempat bertanya dengan polos,
“Kalau rumah hanyut-hanyut begitu, mereka tidur di mana?”
“Di tempat pengungsian,” jawab gurunya.
Ketika ia memastikan apakah uang yang akan diberikan tidak terlalu banyak, Pison menjawab enteng,
“Nanti saya cabut uban Pak Guru lagi.”
Di akhir postingannya, akun @merawatpapua menuliskan pesan untuk warga Sumatera.
“Buat teman-teman yang terdampak di Sumatera, semangat ya. Peluk jauh kami dari Papua.” []
Update Bencana Sumatera: 836 Meninggal, 518 Hilang, Aceh Tercatat Terbanyak 325 Korban Jiwa


















