Daerah

Aksi “Dayah Seumeugleh”: ASN Pemerintah Aceh “Kepung” Lumpur di Asrama Santri Peureulak

KETIKKABAR.com – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Aceh menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Dayah Seumeugleh” di Dayah Al Madinatul Munawwarah Al-Waliyah (AMAL), Desa Beusa Seubrang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Selasa, 30 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret pembersihan sarana pendidikan Islam yang lumpuh akibat rendaman lumpur pascabencana banjir. Aksi relawan tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Andriansyah.

Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, melalui Sekda Aceh, M. Nasir.

Pemerintah Aceh meminta seluruh jajaran SKPA turun langsung membantu warga serta memulihkan sarana publik yang terdampak bencana hidrometeorologi di penghujung tahun ini.

Para relawan fokus membersihkan sisa material dan endapan lumpur yang masuk ke ruang-ruang belajar serta asrama santri. Langkah ini diambil agar fasilitas dayah kembali higienis dan layak digunakan untuk proses belajar mengajar.

BACA JUGA:
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa sarana pendidikan, khususnya dayah, dapat segera digunakan kembali. Kehadiran relawan ini adalah bentuk nyata kepedulian Pemerintah Aceh terhadap masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Andriansyah, Selasa.

514 Dayah Terdampak Bencana

Andriansyah mengungkapkan skala dampak bencana terhadap institusi pendidikan agama di Aceh sangat luas. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat ratusan dayah yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

“Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sebanyak 514 dayah di seluruh Aceh yang ikut terdampak akibat bencana hidrometeorologi,” ungkap Andriansyah. Kerusakan tersebut meliputi genangan lumpur hingga kerusakan infrastruktur akibat terjangan banjir dan tanah longsor.

Melalui semangat gotong royong ini, Pemerintah Aceh berharap masa pemulihan di wilayah Aceh Timur dapat berjalan lebih cepat. Dengan demikian, aktivitas sosial dan pendidikan masyarakat dapat pulih sepenuhnya dalam waktu dekat.

BACA JUGA:
Gubernur Aceh Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh

Aksi kemanusiaan ini dilakukan secara kolaboratif lintas sektor. Sejumlah instansi yang menerjunkan personelnya antara lain Dinas Pendidikan Dayah, Biro Hukum, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sekretariat MPU Aceh, serta Dinas Peternakan.

Sinergi ini juga diperkuat oleh tim dari Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang bahu-membahu menuntaskan pembersihan material banjir. []

Pascabanjir Aceh Tamiang, Prajurit Yonif TP 857 Gana Gajahsora Bersihkan Sekolah dan Pesantren

TERKAIT LAINNYA