Daerah

Dukung Program Presiden Prabowo, Sekda Sabang Panen Perdana Padi Gogo di Bateeshoek

KETIKKABAR.com – Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman bersama jajaran Forkopimda melaksanakan panen perdana padi gogo di lahan BUMDes Mandiri Gampong Bateeshoek.

Program ketahanan pangan tahun 2026 ini berhasil mengoptimalkan lahan tiga hektare dengan proyeksi hasil panen mencapai 2,5 ton gabah.

Pemerintah Kota Sabang menegaskan bahwa penguatan sektor pangan menjadi prioritas utama untuk menjamin stok kebutuhan pokok masyarakat pascabencana.

“Program ketahanan pangan ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap motivasi para petani terus meningkat, sehingga program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo dapat berjalan berkelanjutan dan terus dikembangkan ke depan,” kata Sekda Kota Sabang, Kamis (15/1).

Pada tahun 2026, terjadi lonjakan signifikan luas areal tanam padi di Sabang yang kini mencapai 40 hektare di tiga kecamatan.

BACA JUGA:
Polisi Berlarian! Demo di Depan Pendopo Indramayu Memanas Setelah Massa Melempar Ular

Sekda mengajak seluruh petani untuk terus termotivasi karena peran mereka sangat krusial dalam mendukung swasembada pangan nasional.

“Atas nama pemerintah dan seluruh stakeholder di Kota Sabang, kami mengajak para petani untuk tidak ragu dan tetap termotivasi menanam padi, karena hal ini menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Andri Nourman.

Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri juga diperkuat guna memastikan ketersediaan bibit dan dukungan teknis bagi para petani.

Dandim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto menegaskan komitmen TNI dalam mengawal program Presiden Prabowo di sektor pertanian.

Ia meminta petani tidak risau soal distribusi hasil panen karena pemerintah telah menyiapkan mekanisme penyerapan melalui Bulog dengan harga yang stabil.

“Petani tidak perlu khawatir terkait penyerapan gabah hasil panen karena telah tersedia mekanisme dari pemerintah, sementara untuk kondisi saat ini hasil panen masih difokuskan untuk konsumsi sendiri. TNI juga siap mendukung penuh program ketahanan pangan sesuai arahan Presiden Prabowo, khususnya di sektor padi,” pungkas Dandim.

BACA JUGA:
Kapolda Aceh Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh Masa Bhakti 2026–2031

Keuchik Gampong Bateeshoek Ridwan Nasution menambahkan bahwa pengelolaan hasil panen akan dilakukan secara mandiri oleh BUMDes melalui mesin penggilingan milik desa.

“Dengan pengelolaan yang semakin baik di tingkat gampong, Insyallah antusiasme masyarakat untuk menanam padi juga terus meningkat. Dukungan dan pendampingan dari Dinas Pertanian juga sudah sangat membantu kami, tinggal bagaimana kita berdayakan masyarakat dan memperkuat koordinasi, sehingga ke depan diharapkan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya. []

18.366 Warga Kelompok Rentan Terdampak Banjir Aceh Utara, Balita dan Ibu Hamil Jadi Prioritas

TERKAIT LAINNYA