KETIKKABAR.com – Aktor legendaris Robert De Niro kembali melontarkan kritik tajam dengan menyebut Donald Trump sebagai ancaman eksistensial bagi demokrasi Amerika Serikat.
Baginya, mantan Presiden AS tersebut bukan sekadar rival politik biasa, melainkan sosok yang sangat berbahaya bagi tatanan negara.
Dalam wawancara di program The Weekend, De Niro secara terbuka mempertanyakan sisi kemanusiaan yang dimiliki oleh Trump.
“Trump tidak mengerti apa pun tentang manusia dan kemanusiaan. Dia tidak punya empati. Saya tidak tahu dia ini apa, tapi dia seperti alien,” cetus De Niro.
Bintang film kawakan ini menilai karakter asli Trump jauh lebih kelam dibandingkan peran antagonis mana pun yang pernah ia mainkan di layar lebar.
Ia bahkan melabeli Trump sebagai seorang malignant narcissist dan sosiopsikopat yang bergerak atas dasar rasa tidak aman.
De Niro menegaskan bahwa perilaku Trump sudah melampaui batas definisi orang jahat pada umumnya.
“Saya sudah memerankan banyak karakter jahat, tapi dia bukan sekadar orang jahat. Dia adalah kejahatan itu sendiri,” tegas peraih dua Oscar tersebut, dikutip redaksi di Jakarta, Sabtu 17 Januari 2026.
Selain mengkritik perilaku pribadinya, De Niro mengaku sangat menyesalkan banyaknya masyarakat yang masih setia mendukung Trump.
Kritik ini mencuat di tengah kontroversi kebijakan Trump terkait NATO serta pernyataan politik luar negerinya yang dianggap absurd.
Situasi ini turut memicu sindiran dari Senator Amy Klobuchar yang menilai Trump lebih sibuk mengurusi jabatan di negara lain ketimbang bekerja sebagai presiden.
De Niro sendiri sudah berulang kali memperingatkan publik agar tidak meremehkan bahaya yang dibawa oleh sosok tersebut.
Pada Mei 2024 di depan Pengadilan Manhattan, ia mengingatkan agar sejarah kelam tidak terulang akibat menganggap Trump sebagai lelucon semata.
“Ketika dia mencalonkan diri pada 2016, rasanya seperti lelucon. Seorang badut. New York terbiasa dengan badut, tapi bukan badut yang ingin memimpin negara,” ujarnya.
Menanggapi serangan verbal tersebut, Trump membalas melalui platform Truth Social dengan mengejek penurunan kualitas akting sang aktor.
Trump menuding De Niro sebagai sosok yang tidak menghormati negara melalui pernyataan-pernyataan provokatifnya.
Bagi De Niro yang kini telah menginjak usia 80 tahun, perseteruan ini bukan lagi tentang pencitraan atau popularitas di dunia hiburan.
Ia meyakini sepenuhnya bahwa Trump memiliki ambisi menjadi tiran yang tega menggunakan kekuatan militer untuk melawan rakyatnya sendiri. []
Jenderal IRGC Mohsen Rezaee Ancam Donald Trump: Kami Akan Potong Tangan dan Jarimu!











