Internasional

Vladimir Putin Telepon Netanyahu dan Pezeshkian, Tawarkan Rusia Jadi Mediator Konflik Iran-Israel

KETIKKABAR.com – Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan telepon terpisah dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Dalam komunikasi tersebut, Putin menegaskan kesiapan Moskow untuk berperan sebagai mediator di tengah ancaman intervensi militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Situasi di kawasan saat ini kian memanas setelah pecahnya demonstrasi nasional di Iran serta bayang-bayang konflik bersenjata antara Teheran dan Israel.

Kremlin menyebut Rusia siap mendorong dialog konstruktif dengan melibatkan seluruh pihak guna mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan tersebut.

Kepada Netanyahu, Putin menyampaikan sejumlah gagasan strategis untuk memperkuat stabilitas keamanan di Timur Tengah.

BACA JUGA:
Ribuan Tentara Israel Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza, Terburuk dalam Sejarah

Sementara itu, detail pembicaraan dengan Presiden Masoud Pezeshkian masih belum dirinci secara lengkap dan akan disampaikan dalam keterangan resmi terpisah.

Hubungan Rusia dan Iran sendiri semakin erat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk melalui penandatanganan perjanjian kemitraan strategis jangka panjang selama 20 tahun.

Moskow menaruh perhatian serius pada stabilitas Teheran, terutama setelah jatuhnya sekutu penting mereka di Suriah dan Venezuela.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menegaskan bahwa Moskow telah berkontribusi aktif bagi keamanan Iran dan kawasan melalui berbagai upaya deeskalasi.

Rusia juga terus menunjukkan dukungannya terhadap hak Teheran dalam mengembangkan program energi nuklir untuk tujuan damai.

Langkah diplomasi Putin ini menjadi krusial mengingat tuduhan negara-negara Barat mengenai agenda senjata nuklir Iran yang terus memicu ketegangan internasional.

BACA JUGA:
Iran Gempur Kapal Militer AS di Selat Hormuz, Balas Pelanggaran Gencatan Senjata

Rusia berkomitmen untuk tetap menjadi penengah guna menjaga keseimbangan kekuatan di Timur Tengah agar tidak jatuh ke dalam konflik terbuka. []

Minyak Venezuela Mulai Diekspor ke AS, Transaksi Tahap Awal Tembus 500 Juta Dolar AS

TERKAIT LAINNYA