KETIKKABAR.com – Kota Sabang resmi masuk dalam daftar 75 pemerintah daerah penerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori utama dari BPJS Kesehatan.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan daerah dalam memastikan hampir seluruh penduduknya terlindungi oleh jaminan kesehatan nasional.
Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat.
Ia berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh jajaran pemerintah untuk terus memberikan perlindungan kesehatan yang maksimal bagi warga.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami di daerah. Artinya, apa yang selama ini kita upayakan untuk memastikan masyarakat Sabang terlindungi jaminan kesehatan sudah berada di jalur yang benar,” kata Zulkifli.
Penghargaan UHC Award diberikan kepada daerah yang dinilai sukses memperluas cakupan perlindungan jaminan kesehatan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kota Sabang dianggap memiliki komitmen tinggi dalam membuka akses layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Indikator utama keberhasilan ini merujuk pada cakupan kepesertaan JKN yang telah mencapai angka minimal 99 persen dengan tingkat keaktifan peserta di atas 95 persen.
Kategori Utama diberikan khusus kepada daerah yang memenuhi kriteria ketat, termasuk kontribusi iuran pemerintah daerah yang konsisten hingga September 2025.
Selain cakupan kepesertaan yang luas, Sabang juga dinilai unggul dalam memenuhi kuota penduduk yang didaftarkan oleh Pemda serta berstatus sebagai wilayah prioritas UHC.
Komitmen finansial dan administratif ini menjadi landasan utama mengapa Kota Sabang layak bersanding dengan 75 daerah terbaik lainnya di Indonesia.
Ke depannya, Pemerintah Kota Sabang berjanji akan terus meningkatkan standar layanan agar manfaat program jaminan kesehatan ini semakin dirasakan nyata oleh masyarakat.
Zulkifli menekankan bahwa fokus utama pemerintah selanjutnya adalah penguatan kualitas layanan pada setiap fasilitas kesehatan yang ada.
“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada kepesertaan, tapi juga kualitas layanan. Harapannya, masyarakat bisa berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya,” tambahnya menutup keterangan. []
Angin Kencang Terjang Cilincing: 51 Rumah, Sekolah, hingga Musala Dilaporkan Rusak











