Internasional

Ketegangan Memuncak, Iran Gelar Latihan Tembak Langsung di Selat Hormuz

KETIKKABAR.com – Otoritas Iran merilis pemberitahuan navigasi udara (NOTAM) seiring dimulainya latihan militer tembak langsung di sepanjang Selat Hormuz mulai 27 hingga 29 Januari 2026.

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ancaman serangan dari Amerika Serikat yang mulai mengerahkan aset tempurnya ke kawasan tersebut.

Area latihan militer tersebut mencakup radius lima mil laut dengan pembatasan ruang udara hingga ketinggian 25 ribu kaki yang dinyatakan berbahaya bagi penerbangan sipil.

Latihan tempur Iran ini digelar bertepatan dengan pengumuman Angkatan Udara Komando Pusat AS (CENTCOM) yang juga berencana melaksanakan latihan udara besar-besaran di Timur Tengah.

Pihak AS menyatakan bahwa manuver ini bertujuan untuk mendemonstrasikan kesiapan pengerahan kekuatan udara tempur di seluruh wilayah tanggung jawab mereka.

BACA JUGA:
Ribuan Tentara Israel Gangguan Jiwa akibat Perang Gaza, Terburuk dalam Sejarah

“(Latihan ini) untuk mendemonstrasikan kemampuan untuk mengerahkan, menyebar, dan mempertahankan kekuatan udara tempur di seluruh wilayah tanggung jawab CENTCOM,” demikian pernyataan resmi Angkatan Udara CENTCOM.

Situasi di kawasan semakin memanas setelah kapal induk USS Abraham Lincoln bersama skuadron jet tempur F-15E Strike Eagle tiba di perairan Timur Tengah sejak awal pekan ini.

Washington mengisyaratkan bahwa opsi serangan militer sedang dipertimbangkan sebagai respons atas tindakan keras Teheran terhadap demonstran yang menelan ribuan korban jiwa.

Di sisi lain, Iran bersama kelompok milisi sekutunya telah menyatakan kesiapan penuh untuk membalas setiap agresi yang diluncurkan terhadap kedaulatan mereka. []

Jenderal AS Tiba di Tel Aviv, Israel Siaga Penuh Antisipasi Serangan Pendahuluan Iran

TERKAIT LAINNYA