Internasional

Ketegangan di Selat Hormuz: Enam Kapal Garda Revolusi Iran Hadang Tanker AS

KETIKKABAR.com – Sebuah kapal tanker berbendera Amerika Serikat dilaporkan ditantang kapal-kapal cepat Iran saat melintas di Selat Hormuz.

Perusahaan keamanan maritim Inggris, Vanguard Tech, menyebut insiden itu terjadi pada Selasa (3/2/2026). Kapal tanker tersebut akhirnya melanjutkan perjalanan tanpa insiden lanjutan.

Kapal tanker bernama Stena Imperative didekati oleh enam kapal cepat bersenjata milik Garda Revolusi Iran.

Insiden terjadi sekitar 16 mil laut atau 30 kilometer di utara Oman. Pendekatan dilakukan saat kapal melintas di jalur pelayaran internasional Selat Hormuz.

Menurut Vanguard Tech, kapal-kapal cepat itu memanggil melalui radio. Mereka memerintahkan kapten kapal untuk menghentikan mesin dan bersiap untuk digeledah/naik ke kapal (boarded).

BACA JUGA:
Iran Sita Kapal Komersial, Lalu Lintas Selat Hormuz Lumpuh Total

Namun, kapal tanker justru meningkatkan kecepatan dan mempertahankan jalurnya.

Perusahaan menegaskan kapal tersebut tidak memasuki perairan teritorial Iran.

“Kapal tersebut sekarang sedang dikawal oleh kapal perang AS,” tambah Vanguard Tech.

Pengawalan dilakukan setelah kapal berhasil menjauh dari kapal-kapal cepat tersebut.

Sebelumnya, badan keamanan maritim Inggris, UKMTO, juga melaporkan adanya insiden di Selat Hormuz.

Namun, laporan itu tidak merinci kewarganegaraan kapal maupun pihak yang terlibat. UKMTO hanya menyebut adanya interaksi mencurigakan di jalur pelayaran tersebut.

Sementara itu, kantor berita Iran, Fars, menyampaikan versi berbeda terkait kejadian tersebut. Fars melaporkan sebuah kapal telah memasuki perairan teritorial Iran secara ilegal.

“Kapal tersebut tidak memiliki otorisasi hukum untuk berada di perairan ini,” lapor Fars.

BACA JUGA:
Trump Tolak Cabut Blokade Iran Sebelum Kesepakatan, Ketegangan Selat Hormuz Memuncak

“Oleh karena itu, kapal diberi peringatan dan segera meninggalkan perairan Iran,” lanjut laporan tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital bagi transportasi minyak dan LNG dunia.

Pekan lalu, seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran mengancam akan memblokir selat ini jika Amerika Serikat melancarkan serangan. []

Lebih dari 25.000 Pasien Terancam, RS Lapangan Gaza Serukan Evakuasi Cepat

TERKAIT LAINNYA