Hukum

9 Menteri Era Jokowi Terseret Korupsi: Terbanyak Sejak Reformasi!

KETIKKABAR.com  – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, resmi dicekal Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,9 triliun di Kemendikbudristek periode 2019–2022.

Mantan bos Gojek itu dilarang bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan. Bahkan, Kejagung membuka peluang untuk melakukan penggeledahan terhadap kediaman Nadiem jika proses penyidikan membutuhkan.

“Sangat tergantung kebutuhan penyidikan. Kalau penyidik menilai perlu penggeledahan atau penyitaan, tentu akan dilakukan,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, Sabtu (29/6/2025).

Baca juga: Jerat Hukum Era Jokowi: Tiga Kasus Korupsi Menyeret Nama Mantan Menteri

Jika kelak ditetapkan sebagai tersangka, Nadiem akan menjadi menteri kesembilan era Jokowi yang terjerat korupsi sebuah rekor tertinggi di era pasca-Reformasi.

Dari Laptop hingga Lobster: Kabinet Jokowi Penuh Skandal

Sebelum Nadiem, nama Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) lebih dulu terseret dalam kasus korupsi impor gula tahun 2015–2016, saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Ia kini tengah menjalani persidangan sebagai terdakwa.

Nama-nama menteri lain yang sudah lebih dulu dijatuhi vonis pengadilan juga mencengangkan:

  • Juliari Batubara (Mensos) – Dana bansos Covid-19, vonis 12 tahun

  • Johnny G Plate (Menkominfo) – Korupsi BTS 4G, vonis 15 tahun

  • Edhy Prabowo (Menteri KKP) – Suap ekspor benih lobster, vonis 5 tahun

  • Syahrul Yasin Limpo (Mentan) – Gratifikasi & pemerasan, vonis 10 tahun

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Dua Pelaku Terkait Viral Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol

Dan masih banyak lagi, dari Idrus Marham, Imam Nahrawi, hingga Edward Omar Hiariej yang lolos dari jerat hukum setelah menang praperadilan.

Pemerintahan dengan Rekor Menteri Terbanyak Tersandung Korupsi

Jika Nadiem resmi menjadi tersangka, maka era Presiden Jokowi mencatat sejarah sebagai pemerintahan dengan jumlah menteri terjerat korupsi terbanyak: sembilan orang.

Sebagai perbandingan:

  • Era SBY (2004–2014): 5 menteri

  • Era Megawati (2001–2004): 3 menteri

  • Era Gus Dur (1999–2001): 1 menteri

Di era Gus Dur, hanya Menteri Kesehatan Achmad Sujudi yang terjerat kasus pengadaan alat kesehatan dan divonis 3 bulan penjara.

Megawati menghadapi tiga kasus besar, termasuk Hari Sabarno dan Rohmin Dahuri. SBY yang berkuasa selama 10 tahun menghadapi lima kasus korupsi dari jajaran menterinya.

Baca juga: Mahfud Desak Jaksa: “Jangan Cuma Tom Lembong, Periksa Semua!”

BACA JUGA:  Mahfud MD Soroti Dugaan "Barter Perkara" antara Kasus Korupsi MBG dan Kasus Febrie Adriansyah

Namun di era Jokowi, korupsi merajalela tak hanya menyentuh proyek-proyek strategis, tapi juga dana bansos, pendidikan, hingga ekspor sumber daya laut.

Daftar Hitam Kabinet Pasca-Reformasi: Dari Gus Dur hingga Jokowi

Era Gus Dur

  • Achmad Sujudi (Menkes): Alkes, vonis 3 bulan

Era Megawati

  • Rohmin Dahuri (KKP): Dana non-budgeter, vonis 7 tahun

  • Hari Sabarno (Mendagri): Mobil damkar, vonis 5 tahun

  • Achmad Sujudi (Menkes): Alkes, vonis 4 tahun

Era SBY

  • Andi Mallarangeng (Menpora): Hambalang

  • Siti Fadilah Supari (Menkes): Alkes

  • Bachtiar Chamsyah (Mensos): Mesin jahit, impor sapi

  • Jero Wacik (Pariwisata & ESDM): Dana operasional

  • Suryadharma Ali (Menag): Korupsi haji

Era Jokowi

  1. Imam Nahrawi (Menpora): Suap dana KONI

  2. Idrus Marham (ESDM): Suap proyek PLTU

  3. Edhy Prabowo (KKP): Suap benih lobster

  4. Juliari Batubara (Mensos): Dana bansos Covid

  5. Johnny G Plate (Kominfo): Korupsi BTS 4G

  6. Syahrul Yasin Limpo (Mentan): Gratifikasi & pemerasan

  7. Edward Omar Hiariej (Wamenkumham): Gratifikasi (praperadilan menang)

  8. Tom Lembong (Mendag): Korupsi impor gula

  9. Nadiem Makarim (Mendikbudristek): Dugaan korupsi laptop.[]

TERKAIT LAINNYA