Daerah

Lulus PPPK, Istri di Musi Rawas Tinggalkan Suami dan Anak: Yon Minta Bupati Batalkan Pelantikan

KETIKKABAR.com – Kasus rumah tangga kembali menyita perhatian publik di Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Seorang pria bernama Ahmad Nasution (36) atau akrab disapa Yon, mendadak viral setelah mengaku ditinggalkan istrinya, Riska Handayani (35), usai sang istri lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Riska, yang sebelumnya dikenal sebagai ibu rumah tangga, kini bekerja sebagai staf administrasi paruh waktu di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Musi Rawas.

Namun, tak lama setelah kelulusannya, sikap Riska disebut berubah drastis hingga akhirnya meninggalkan rumah dan dua anak mereka selama 42 hari tanpa kabar.

Kisah ini terungkap melalui unggahan akun Instagram @palembanglip.id, yang menyebut Yon merupakan warga Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

BACA JUGA:
Kunker ke Gayo Lues, Kapolda Aceh Tandatangani Prasasti Polsek Dabun Gelang

Ia menceritakan, setelah 10 tahun menikah, rumah tangganya tiba-tiba goyah sejak sang istri dinyatakan lulus PPPK.

“Setelah lulus PPPK, dia mulai berubah dan minta berpisah. Padahal sebelumnya rumah tangga kami baik-baik saja, tidak ada masalah,” ujar Yon.

Yon mengaku telah berupaya keras memperbaiki hubungan rumah tangganya.

Ia bahkan melibatkan kepala desa, camat, hingga tokoh masyarakat untuk melakukan mediasi, namun semua usaha itu tak membuahkan hasil.

Merasa dikhianati, Yon pun berharap Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, dapat mempertimbangkan pelantikan Riska sebagai PPPK Paruh Waktu sebagai bentuk sanksi moral atas perbuatannya.

“Saya hanya ingin keadilan. Jangan sampai orang yang meninggalkan tanggung jawab keluarga diberi amanah sebagai abdi negara,” tegasnya.

BACA JUGA:
HUT Ke-46 YKB, Bhayangkari Aceh Gelar Olahraga Bersama dan Bazar UMKM

Kasus ini memicu perdebatan di media sosial. Sebagian warganet menilai langkah Yon wajar sebagai bentuk kekecewaan, sementara yang lain menilai persoalan rumah tangga tidak semestinya dikaitkan dengan status pekerjaan.[]

Panggung Dakwah Berubah Kontroversi, PBNU Kecam Aksi Gus Elham

TERKAIT LAINNYA