Nasional

Prabowo Akhirnya Buka Pintu Bantuan Asing untuk Bencana Sumatera: Masa Menolak Bantuan?

KETIKKABAR.com – Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya memutuskan untuk menerima seluruh bantuan dari pihak luar guna menangani bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera.

Langkah ini diambil sekaligus untuk meluruskan persepsi publik bahwa pemerintah sempat menolak bantuan asing dalam penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Prabowo menegaskan bahwa pada prinsipnya Indonesia tetap terbuka terhadap solidaritas kemanusiaan, sepanjang bantuan tersebut diberikan secara tulus dan melalui mekanisme yang transparan.

“Saya sudah dilaporkan oleh Pak Gubernur, dan nanti saya akan bicarakan dengan beberapa pejabat lain, mekanismenya (soal bantuan). Kalau ada pihak yang tulus ikhlas mau membantu, ya kita jelas sebagai manusia kita masa menolak bantuan? Asal bantuannya itu jelas,” kata Prabowo usai meninjau hunian sementara di Aceh Tamiang, seperti dikutip Sabtu, 3 Januari 2026.

Syarat Ikhlas dan Mekanisme Resmi

Meski membuka pintu bantuan, Prabowo memberikan catatan penting berdasarkan pengalaman masa lalu. Ia mengingatkan agar bantuan yang masuk tidak disertai motif tertentu atau tuntutan di kemudian hari.

BACA JUGA:
Gaji Ke-13 Pensiunan Cair 2 Juni 2026: Tanpa Biaya dan Otomatis

“Kita tidak menolak bantuan, hanya mekanisme dan prosedurnya harus jelas, dan harus ikhlas, karena kita mengalami pernah dibantu, (tapi) akhirnya ujungnya ada juga yang menagih,” ujarnya.

Presiden meminta agar setiap pihak, baik mancanegara maupun swasta, menyampaikan niat bantuan secara resmi kepada pemerintah pusat. Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat dikoordinasikan secara tepat sasaran dan menghindari persoalan administratif di masa depan.

“Kalau ada pihak yang mau beri sumbangan, silakan, monggo. Bikin surat, saya ingin menyumbang ini, dan nanti kita dilaporkan ke pemerintah pusat, nanti kita yang akan salurkan,” tegas Prabowo.

Rekening Khusus Donasi Bencana

Selain jalur birokrasi pusat, Prabowo juga membuka opsi bagi gubernur di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) untuk membuka rekening khusus donasi.

BACA JUGA:
Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Langkah ini diharapkan memudahkan masyarakat umum maupun pihak swasta yang ingin menyalurkan dana bantuan secara langsung.

“Apakah nanti gubernur Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara mungkin membuka rekening, mungkin dana bantuan pascabencana dibuka yang mengirim langsung, silakan. Dari dalam negeri mau memberi sumbangan, silakan,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Prabowo menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah percepatan pemulihan kondisi warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat bencana ekologis tersebut.

“Kita harus berpikir positif, yang penting kita secepatnya bekerja untuk meringankan penderitaan rakyat kita, di manapun. Itu tujuan kita,” pungkasnya. []

Pulihkan Fasilitas Pendidikan di Aceh Tamiang, Prajurit Yonif 115 Bersihkan SD Negeri Kota Lintang

TERKAIT LAINNYA